Wagub
Jateng Didampingi Bupati Tinjau Vaksinasi di Ponpes Darussalam
Kota
Mungkid, 09 Oktober 2021
Vaksinasi yang digelar Ponpes Darussalam, Watucongol dihadiri langsung oleh Wagub Jawa Tengah, H. Taj Yasin serta didampingi langsung oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin. Vaksinasi yang diselenggarakan bukan hanya untuk para santri, tetapi juga untuk masyarakat yang tinggal di sekitar ponpes. Peninjauan vaksinasi dilakukan Wagub dengan mendatangi peserta vaksin secara langsung dan melakukan obrolan ringan dengan peserta vaksinasi dan petugas vaksinasi terkait keberlangsungan vaksinasi.

Pelaksanaan
vaksinasi Ponpes Darussalam sedikit menarik karena memakai sebuah slogan yaitu,
“Santri Berani Vaksin” dengan tujuan agar masyarakat sekitar ponpes tertarik
ikut bergabung. Pengurus ponpes yakin masyarakat di sekitar akan tertarik untuk
bergabung karena masih adanya pengaruh fanatisme dengan kyai.
Pelaksanaan
vaksinasi di Ponpes Darussalam termasuk sedikit terlambat dibandingkan dengan
ponpes lainnya. Alasannya yaitu untuk melihat terlebih dahulu bagaimana reaksi
yang ditimbulkan oleh banyaknya varian vaksin yang ada. Pengasuh Ponpes
Darussalam menjelaskan bahwa vaksinasi yang dilakukan untuk para santri
dilakukan secara sukarela.
“Vaksinasi
di ponpes dilakukan dengan metode menawarkan pada para santri, bagi yang mau
silakan dan 70% lebih mau vaksin sedangkan sisanya masih belum mau karena orang
tua yang belum mengizinkan serta ada yang takut dengan jarum suntik”, jelasnya.
Jenis
vaksin yang dipakai dalam vaksinasi di Ponpes Darussalam yaitu sinovac. Vaksin sinovac
dipilih berdasarkan informasi yang diperoleh pihak ponpes bahwa jenis vaksin
tersebut mempunyai toleransi umur terendah yaitu 12 tahun dan efek yang ditimbulkan
paling rendah. Hal tersebut terbukti bahwa para santri yang telah melakukan
vaksinasi tidak mempunyai efek yang parah.
Dengan
kegiatan vaksinasi yang semakin gencar dilaksanakan, Wagub berharap bahwa di
akhir tahun target vaksinasi mencapai angka 70% mengingat saat ini sudah di
angka hampir 40%.
“Dengan
Pondok Pesantren Darussalam sudah mau melaksanakan vaksin maka akan membuat
masyarakat lebih mudah diajak vaksin sehingga kiriman vaksin dari pusat ke
Kabupaten Magelang akan lancer”, kata H. Taj Yasin.
Bupati
Magelang juga mengungkapkan percepatan vaksinasi sedang diupayakan semaksimal
mungkin.
“Upaya
percepatan vaksinasi akan terus dilakukan sampai 70% mengingat saat ini di
Kabupaten Magelang masih di angka 31,69%, upaya percepatan vaksinasi dilakukan
dengan menambah tim sehingga cakupannya akan lebih besar”, ungkapnya. ***)Indah
Kurnianingrum (Mahasiswa Magang K3 UNS)