
KOTA MUNGKID- Pemanfaatan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An Nur Kabupaten Magelang secara resmi di launching oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Nana Sudjana didampingi Pj Bupati Magelang, Sepyo Achanto, K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Launching tersebut berlangsung di MAJT An Nuur Kabupaten Magelang. Sabtu, (26/10/2024). (Foto-Maha Dokpim Setda Kab Magelang).
Untuk diketahui bersama, acara launching tersebut ditandai dengan pemukulan terbang rebana dan penyerahan bantuan sarana dan prasarana MAJT An Nuur Kabupaten Magelang sebesar Rp.724.250.920 yang diserahkan secara simbolis oleh Pj Gubernur Nana Sudjana dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum setda Kabupaten Magelang, Asfuri.
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto menyampaikan, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Pj Gubernur Jawa Tengah yang telah membangun MAJT An Nuur Kabupaten Magelang. Ini adalah bentuk perhatian yang sangat besar bagi masyarakat Kabupaten Magelang dan sekitarnya, utamanya dalam penyediaan sarana prasaran peribadatan bagi umat islam.
"Kami mengharapkan masjid ini disamping untuk kegiatan peribadahan, juga dimanfaatkan untuk pusat kegiatan pendidikan, sosial, ekonomi serta mendukung destinasi pariwisata super prioritas Candi Borobudur" Kata, Sepyo Achanto.
MAJT An Nuur diharapkan juga dapat menjadi simbol moderasi beragama, persatuan dan kebangkitan umat, serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Sepyo berpesan kepada Pengelola dan seluruh Jamaah MAJT An Nuur untuk dikelola dengan profesional, dirawat dan dipelihara dengan baik, sehingga kedepan menjadi masjid kebanggan masyarakat Kabupaten Magelang dan Jawa Tengah.
Sepyo berharap, semoga Masjid Agung ini dapat berfungsi dengan baik dan penuh keberkahan, serta menjadi sarana untuk lebih mendekatkan kita semua kepada Allah SWT.
Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Nana Sudjana menyampaikan, pembangunan MAJT An Nuur ini merupakan salah satu upaya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, serta mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang religius, toleran, dan guyub dalam wadah NKRI.
"Masjid ini tidak hanya digunakan untuk sholat, mengaji dan amalan-amalan lainnya tetapi juga dikembangkan untuk pelayanan yang bersifat sosial serta wahana muamalah yang memberikan kemaslahatan bagi umat Islam dalam meningkatkan taraf hidupnya" Kata, Nana Sudjana.

Lebih lanjut, Nana Sudjana meminta agar Pengelola MAJT An Nuur dapat menerapkan model-model pendayagunaan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus mendorong kehidupan umat Islam yang lebih produktif, efisien, dan efektif, misalnya dengan melakukan inovasi, adaptasi teknologi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk kemajuan umat.
Ia berharap, masjid ini dapat menjadi sarana pendukung destinasi kawasan Borobudur sekaligus menjadi destinasi wisata religi bertaraf dunia yang mencerminkan kerukunan umat, serta berbasis pada nilai moderasi dan toleransi.
Untuk itu, selenggarakan kegiatan-kegiatan positif untuk memakmurkan masjid, mengembangkan dakwah Islamiah yang rahmatan lil alamiin, ramah lansia dan disabilitas. Jalin sinergi antara pengelola masjid dan masyarakat untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan kegiatan di masjid."Tutup,Nana Sudjana. (Tim Dokpim Setda Kab MGL).