Kembali

PERAN HUMAS DI MASYARAKAT

Hubungan masyarakat atau disingkat humas adalah bagian lembaga pemerintah atau swasta yang melakukan kegiatan mencari dukungan publik bagi usaha-usahanya. Peran menurut kbbi merupakan perangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan dalam masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa peran humas ini sangatlah penting bagi sebuah organisasi dan juga berperan untuk menciptakan citra yang baik dalam organisasi, penghubung informasi antara organisasi dengan publik. Humas harus paham mengenai segala informasi terkait dengan organisasi karena dapat dikatakan bahwa humas merupakan wajah dari sebuah organisasi. Seorang humas juga harus memiliki citra positif dan tutur kata yang baik karena ia memegang tanggung jawab dalam menghadapi publik.


Menurut Dozier & Broom dalam Ruslan (2006:20) menyatakan bahwa peranan humas dapat dibagi empat kategori antara lain penasehat ahli, fasilitator komunikasi, fasilitator pemecahan masalah, dan teknisi komunikasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peranan hubungan masyarakat yang kemukakan oleh Dozier & Broom dalam bukunya Ruslan (2006:20) yaitu membantu mencari solusi apabila terjadi permasalahan antara organisasi dengan publik, sebagai mediator untuk mengkomunikasikan permasalahan yang ada, dan juga sebagai mediator untuk memecahkan masalah.

Peran humas di masyarakat antara lain mempersuasi publik dimana humas memperkenalkan keunggulan dari sebuah organisasi kepada publik sehingga publik dapat tertarik dan antusias terhadap informasi yang diberikan. Humas juga berperan untuk kesuksesan sebuah organisasi dalam mempertahankan citra yang positif dan mempertahankan reputasinya dalam masyarakat. Dalam menyampaikan informasi, informasi yang akan diberikan tentunya berdasarkan fakta dan keakuratan dari sebuah informasi tersebut karena apabila informasi yang akan disampaikan kurang akurat, maka akan merusak reputasi dari sebuah organisasi tersebut. Dalam penyampaian sebuah informasi juga tentunya tetap menjunjung etika nilai dan sopan santun sehingga citra yang dimiliki tidak akan turun.***) Tamara Amalia Mahasiswa Magang Universitas Tidar Magelang