Ngluwar-Presiden Republik Indonesia
melalui Kementerian Pertanian telah mencanangkan program Swasembada PAJALE
(Padi, Jagung, Kedelai) sebagai salah satu dari NAWACITA Presiden RI, untuk
mempertahankan kedaulatan pangan kita.Badan Meteorologi Klimatologi
dan Geofisika (BMKG) berperan aktif dalam menindaklanjuti Program Instruksi
Presiden Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pengamanan Produksi Beras Nasional dalam
Menghadapi Iklim Ekstrim, serta Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2015 tentang
NAWACITA Nomor 7 guna mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan
sektor-sektor strategis ekonomis domestik.Langkah
nyata tersebut dituangkan dalam pada Program Kerja Kedeputian Klimatologi BMKG
dalam bentuk pelaksanaan Sosialisasi Agroklimat. Sasaran dari Program Kerja
tersebut adalah para Pemangku Kebijakan, Penyuluh Pertanian dan Masyarakat
Petani.
Pada hari ini kita memanen padi jenis menthik wangi susu. Beras berwarna putih seperti susu atau mirip ketan.Beras ini enak pulen, bergizi, beraroma wangi dan sehat, dimiliki oleh varietas padi Menthik Wangi Susu yang termasuk varietas padi aromatic ini.Terlebih lagi jika ditanam di lahan yang mempunyai karakteristik sejuk, bersih, dialiri air dari mata air gunung berapi yang kaya mineral, maka akan menambah kekayaan karakter bahwa beras lebih enak dan sehat.
Untuk itu ucapan terima kasih kami sampaikan kepada BMKG karena telah memilih Kabupaten Magelang dalam melaksanakan Sekolah Lapang Iklim ini, sehingga para petani mendapat informasi mengenai kalender tanam serta pentingnya Iklim dalam mempengaruhi usaha tani. Disamping itu, kegiatan Sosialisasi Agroklimatologi ini tentunya pula menjadi salah satu bagian dalam upaya untuk menyukseskan Program Mandiri Pertanian yang selanjutnya berdampak terhadap upaya mewujudkan visi dan misi Kabupaten Magelang 2014-2019, terwujudnya Kabupaten Magelang yang semakin Sejahtera, maju dan amanah.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.