Kembali

PAGELARAN WAYANG KULIT SEMALAM SUNTUK DALAM RANGKA PERINGATAN 1 SYURO 1952 TAHUN JAWA

Kegiatan pada malam hari ini merupakan sebuah upaya untuk memelihara eksistensi seni budaya adiluhung peninggalan nenek moyang, media silaturahmi para dalang sekaligus sebagai renungan menyambut Tahun Baru 1 Syuro 1952.

Disamping itu pergelaran wayang merupakan seni adiluhung yang berperan penting dalam rangka pembentukan moral bangsa sehingga bangsa kita  ke depan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang berkarakter dan berbudi luhur.

Kita juga sepatutnya merasa bangga dan bersyukur karena  Wayang sudah diakui sebagai Masterpiece of Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO pada tanggal 7 Nopember  2003, sehingga sebagai pewaris wayang, kita memiliki tanggungjawab moral untuk melestarikannya.

Dukungan moril maupun materiil dari Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang dalam pelestarian seni wayang kulit merupakan suatu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Magelang dalam upaya melestarikan budaya adiluhung seni Pedalangan.

Kami sangat berharap, Pepadi sebagai satu-satunya organisasi Pedalangan, yang merupakan praktisi dalam dunia pewayangan, dapat senantiasa kompak, bersatu padu dan lebih mendewasakan diri, saling bahu membahu mewujudkan kemandirian dalam berkarya, mempertahankan dan mengembangkan wayang sesuai perkembangan zaman, utamanya dalam pembentukan karakter bangsa sehingga tidak terombang-ambing oleh hiruk pikuk budaya asing yang malang melintang mempengaruhi jiwa generasi muda masa kini.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.