
Jika berbicara soal keripik, ternyata banyak sekali macamnya. Makanan sejenis keripik yang tidak asing lagi dikabupaten Magelang adalah “Opak”. Bahan berpangan ketela ini mempunyai citarasa pedas. Opak yang biasanya berbahan dasar ketan atau kentang ini, dilumuri dengan cabe merah maka rasanya akan lain. Dengan penyajian ketela iris goreng tekstur garing terasa kriuk dilahap, layaknya keripik kentang.
Tambahan pedas didapatkan pula dari irisan cabe lengkap dengan bijinya. Irisan cabe ini ditaburkan diatas opak sehingga dapat dilahap langsung untuk citarasa pedas asli. Salah satu produk olahan “Opak” singkong yang cukup terkenal adalah Opak singkong milik pak Islahudin, warga Rambeanak, Mungkid, Magelang.Â
Beliau memasarkan bahkan sudah sampai Bali dan Jakarta. Lain dulu lain sekarang, dulu diawal membuatkan opak singkong ini hanya bermodalkan 5 kilogram singkong dengan harga yang dibelinnya dari petani singkong Rp.100 per kilogramnya.
Opak yang sudah digoreng dijual seharga Rp.10.000,- per bungkusnya, dalam sehari rata-rata laku 250 bungkus, sementara selain menjual yang sudah digoreng juga menjual yang belum digoreng. Sekarang penjualannya makin mudah, karena produk yang satu ini sudah dikenal oleh konsumen yang ada di Kabupaten Magelang.Â
Kiat Islahudin menjalankan usaha ini sederhana saja, yakni menyelaraskan otak, otot, dan omong, membuat produknya mutu, mudah dan murah serta bekerja dengan senang hati, santai tetapi selesai.
Karena keuletannya sehingga menjadi pengusaha makanan kecil saat ini, “Kuncinya optimis dan bekerja keras, bila gagal jangan menyerah, coba lagi dan coba terus sampai berhasil,”Ucapnya. Pria yang sekilas pembawaanya sederhana ini mengaku, semua hasil yang diperolehnya saat ini berawal dari kepepet (terjepit), tetapi justru inilah yang menjadi awal kesuksesanya. Selamat dan sukes...!!!**) Widodo Anwari