Sebagaimana kita ketahui bersama, Muslimat NU selama ini telah berperan besar dalam pembangunan bangsa. Dengan jumlah anggota lebih dari 12 juta di seluruh provinsi di Indonesia, jelas membuktikan bahwa Muslimat NU merupakan sebuah kekuatan besar dalam ikut mengisi kemerdekaan.
Melalui ribuan Taman Kanak-kanak dan Taman Pendidikan Al Quran, ratusan panti asuhan serta puluhan ribu majelis taklim, merupakan bukti nyata Muslimat NU sebagai lembaga berbasis masyarakat yang memberi arti besar bagi pembangunan kehidupan sosial, agama dan budaya masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, posisi strategis organisasi kewanitaan ini dapat diwujudkan karena kuantitasnya relatif besar sehingga dapat mencerminkan keterwakilan kepentingan masyarakat sekaligus menjadi sebuah organisasi penguat ketahanan keluarga.
Selanjutnya, perlu saya sampaikan bahwa Pendidikan merupakan prioritas pertama pembangunan daerah di Kabupaten Magelang tahun 2014-2019. Untuk itu, saya menaruh harapan besar kepada Ibu-ibu segenap anggota Muslimat NU untuk mendukung pembangunan di sektor pendidikan ini.
Harapan saya ini tidaklah berlebihan karena Ibu-Ibu sekalian merupakan sosok yang pertama kali memberikan pengajaran dan pendidikan kepada seorang anak.
Lebih-lebih apabila kita bersama melihat, tugas dan tantangan orang tua ke depan dalam mendidik anak tidaklah semakin ringan, namun justru semakin membutuhkan sebuah upaya yang kuat seiring dengan semakin besarnya pengaruh negatif dari modernisasi dan perkembangan teknologi dewasa ini, termasuk yang tidak kalah berbahayanya adalah pengaruh faham radikalisme dan terorisme yang sampai dengan hari ini masih terus mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kita.
Dan menjadi tugas semua komponen masyarakat, termasuk
Muslimat NU, dalam upaya mewujudkan manusia Indonesia yang tidak hanya cerdas
dalam berpikir dan bertindak, namun juga mulia dalam akhlaq dan kepribadian.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.