Kembali

Konsen Terhadap Regenerasi Yang Tangguh, Bank Bapas 69 Gelar Bimtek


Segenap Jajaran Direksi dan Karyawan PT BPR Bank Bapas 69 Magelang saat mengikuti Bimtek di Rayz UMM Hotel, Malang. (Foto Remy Dokpim Setda Kab Magelang). 

KOTA MUNGKID- PT BPR Bank Bapas 69 Magelang melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) peningkatan kapasitas bersama segenap jajaran direksi dan karyawan untuk menggembleng tentang jiwa kepemimpinan (leadership) serta mempersiapkan regenerasi yang akan datang.

Bimtek tersebut diikuti sebanyak 226 karyawan PT BPR Bank Bapas 69 Magelang, termasuk yang berasal dari Kantor Kas pusat maupun Kantor Cabang di seluruh Magelang.

Sebagai narasumber, Yoeannie Astomo MBA dan Associates KYROS Learing Center Yogyakarta memberikan motivasi dengan mengangkat tema "Komunikasi Asertif Mampu Mengatasi Kesenjangan Lintas Generasi".

Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Magelang, Rohmad Widodo menjelaskan, bimtek ini sebagai salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan kinerja yang telah terbangun, hingga menjelang akhir 2024. Yakni, mempersiapkan proses regenerasi ke depan.

"Intinya, kami jajaran direksi menyadari tidak akan selamanya berada di Bapas 69. Kepemimpinan yang bagus adalah yang bisa mempersiapkan calon pemimpin ke depan. Sehingga bank milik Pemda yang kita banggakan ini tetap eksis. Siapapun yang memimpin tetap eksis," jelasnya, usai kegiatan Bimtek yang dilaksanakan di Rayz UMM Hotel, Malang, Minggu (3/11/2024).



Rohmad mengatakan, dalam Bimtek tersebut ditekankan terhadap nilai-nilai yang berkaitan erat dengan masalah adab dan etika.

Menurutnya, masalah pendidikan kecerdasan bisa saja dipelajari lewat buku atau lembaga pendidikan formal. Namun demikian, masalah adab dan etika sangatlah penting untuk diberikan melalui forum tertentu untuk menunjang regenerasi yang lebih baik.

"Bagaimana harus menghargai yang lebih senior. Apalagi terhadap nasabah. Sehingga kalau nanti terjadi pergantian pimpinan atau direksi, tatanan sopan santun tetap menjadi pegangan," tuturnya.

Karena dirasa sangat penting, Ia mengakui, operasional Bapas 69 sempat diliburkan karena para pegawai harus mengikuti pendadaran di Malang.

"Namun dalam hal ini, kita sudah mendapat izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kita libur tidak satu hari di hari Sabtu kemarin dan sudah di acc OJK," ungkapnya didampingi oleh Direktur Umum Dyah Retno Andriyani dan Direktur Operasional Heni Astuti. (Tim Dokpim Setda Kabupaten Magelang). 

Siaran Pers No : 481.5/01/XI/01.09/2024