rasa bahagia dan bangga atas telah selesainya para
santri dalam mengkhatamkan Kitab Al-Qur’an, berbagai Kitab Ilmu Agama dan Ilmu
lainnya sebagaimana yang telah diajarkan di pondok pesantren ini, sekaligus
syukur Alhamdulillaah atas telah berjalannya Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas
Mts dan MA Yaspi ini.
Kebahagiaan dan kebanggaan ini sengaja saya sampaikan
kepada Bapak/Ibu Jamaah sekalian karena di zaman yang sudah penuh dengan ujian
dan cobaan hidup ini, hanya ilmu agama yang dibarengi dengan Mujahadah,
Riyadhoh dan Taqorrub kepada Allah SWT yang bisa menjadi benteng terakhir
penyelamat umat dari terpaan kerusakan dan kebobrokan akhlaq dan penyelamat di
kehidupan akherat kelak.
Untuk itu pada kesempatan Pengajian dalam rangka Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam ini, saya mengucapkan SELAMAT kepada seluruh Santri Khotimin dan Khotimat maupun
Wisudawan/Wisudawati, sekaligus turut mendoakan agar ilmu-ilmu yang telah
diserap dan diperoleh selama ini bisa bermanfaat di dunia dan bermanfaat di
akherat serta bisa menjadi sarana sekaligus pedoman dalam setiap amal ibadah
dan perilaku sehari-hari baik dalam hubungannya dengan keluarga, masyarakat
maupun dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.
Meskipun begitu, karena berbagai informasi dari media massa dan elektronik
masih banyak memberitakan tentang hasil-hasil Pemilu Serentak kemarin, sehingga
saya secara pribadi mengajak segenap Jamaah yang hadir serta kepada seluruh
warga masyarakat Kabupaten Magelang untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh
berbagai isu-isu negatif, hoaks, fitnah dan berita-berita yang mengajak kita
bertindak anarkis dan radikal.
Jangan sampai pesta demokrasi yang seharusnya menjadi sarana bergembira
dalam berbangsa dan bernegara harus tercederai oleh berita-berita negatif dan
belum tentu bisa dipercayai kebenarannya.
Kemudian ada satu hal penting yang perlu kami
sampaikan kepada para hadirin semua, bahwa akhir-akhir ini faham-faham
radikalisme dan terorisme mulai kembali muncul yang terbaru adalah pengeboman
di Srilangka dan sebelumnya pengeboman di Selandia Baru beberapa waktu lalu.
Faham-faham tersebut walaupun mengatasnamakan agama,
namun pada hakekatnya tidak sesuai dengan ajaran Agama Islam yang Rahmatan lil ‘alamin dan sangat bertentangan dengan Nilai-Nilai
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh warga
masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib, apabila ada kegiatan
yang berindikasi mengarah kepada tindak radikalisme dan terorisme, maupun
aliran menyimpang lainnya, guna mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan
bersama.
Marilah kita tetap menjaga kehidupan masyarakat Kabupaten Magelang tetap religius, tenteram, aman dan kondusif agar pembangunan bisa terus berjalan dan pada akhirnya warga masyarakat Kabupaten Magelang bisa lebih Sejahtera, Mempunyai Daya Saing dan Lebih Amanah. ***) Widodo Anwari,S.Sos