berkaitan dengan kegiatan Pengajian Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam pada saat ini, ada manfaat besar yang dapat kita
ambil hikmahnya, di antaranya adalah mengajarkan ilmu agama kepada para santri
dan masyarakat, mengukur sejauh mana para
santri menerima, memahami dan mengamalkan ilmu agama yang sudah disampaikan oleh para guru,
serta untuk mengajak masyarakat agar senantiasa bersyukur, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,
sehingga pada akhirnya dapat tercipta masyarakat Kabupaten Magelang yang Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur.
Selain
itu, melalui kegiatan ini, tentunya diharapkan dapat menjadi wadah untuk
mempererat tali silaturrahmi dan Ukhuwah Islamiyah bagi kita semua, karena dengan
terjalinnya hubungan silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah ini, akan membentuk
rasa kebersamaan dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Magelang, yakni kondisi
yang aman, tenteram dan tertib serta jauh dari tindak radikalisme dan
terorisme.
Inilah
tugas kita bersama, bukan hanya pihak-pihak yang langsung berkecimpung dalam
pendidikan saja, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, baik keluarga, tokoh
masyarakat, kyai, ulama, dan unsur lainnya.
Sehingga,
memajukan pendidikan bukan hanya menjadi tanggungjawab pondok pesantren,
sekolah atau madrasah saja, tetapi menjadi tanggung jawab keluarga dan seluruh
masyarakat, yang semuanya harus saling nyengkuyung
bersama-sama
dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Magelang yang semakin Sejahtera, Berdaya Saing dan Amanah (SEDAYA
AMANAH). ***) Widodo Anwari, S.Sos